Siswa Kelas 2 Ar-Rahman MI Ma’arif Setono mengikuti sesi pembelajaran interaktif dan menyenangkan mengenai bangun datar pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan ini, yang dibimbing langsung oleh Bu Erlyana Musdzalifah, dirancang untuk mengubah materi geometri yang abstrak menjadi pengalaman belajar yang konkret. Mengambil tema “Belajar Sambil Berkreasi,” seluruh siswa diarahkan untuk memahami konsep sisi, sudut, dan bentuk bangun datar dengan cara yang unik dan praktis.
Inti dari kegiatan ini adalah praktik membuat model bangun datar menggunakan batang korek api. Siswa menggunakan batang korek api sebagai representasi sisi bangun datar dan sedikit lem untuk menyambungkan sisi-sisi tersebut menjadi titik sudut. Mereka berhasil merangkai berbagai bentuk, mulai dari segitiga, persegi, hingga persegi panjang. Pendekatan hands-on ini terbukti efektif membantu siswa menggambarkan perbedaan antara bangun datar, seperti memahami bahwa persegi memiliki empat sisi yang sama panjang, sementara segitiga hanya memiliki tiga sisi.
Bu Erlyana Musdzalifah menyatakan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman mereka tentang konsep matematika dasar, tetapi juga melatih keterampilan motorik halus dan kreativitas anak. Diharapkan, dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual seperti ini, fondasi pengetahuan geometri siswa menjadi lebih kuat, menjadikan matematika sebagai mata pelajaran yang menarik dan mudah dipahami.