KEGIATAN IMUNISASI MASSAL DI MI MA’ARIF SETONO LINDUNGI SISWA DARI DIFTERI DAN TETANUS

Setono, 11 November 2025 – Puskesmas Setono pada hari ini sukses menyelenggarakan kegiatan imunisasi massal bagi siswa MI Ma’arif Setono. Kegiatan ini berfokus pada pemberian vaksin Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (Td) sebagai upaya pencegahan penyakit Difteri dan Tetanus.

Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 5 yang menerima imunisasi Td (Tetanus Difteri) dan siswa kelas 2 yang menerima imunisasi DT (Difteri Tetanus). Program ini merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan agenda rutin tahunan untuk memastikan kekebalan komunitas tetap terjaga.

Antusiasme Siswa dan Dukungan Pihak Sekolah

Sejak pagi, suasana di MI Ma’arif Setono telah dipenuhi dengan antusiasme, meskipun beberapa siswa menunjukkan sedikit rasa cemas menjelang penyuntikan. Tim medis dari Puskesmas Setono, bekerja secara profesional dan humanis untuk menenangkan serta memberikan edukasi singkat kepada para siswa sebelum tindakan dilakukan.

Kepala Sekolah MI Ma’arif Setono, Muhammad Mansur S.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program ini. “Kami berterima kasih kepada Puskesmas Setono yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan lancar. Imunisasi adalah langkah krusial untuk melindungi anak-anak kita dari penyakit berbahaya, dan kami berkomitmen untuk mendukung setiap upaya kesehatan,” ujarnya.

Pentingnya Vaksin DT dan Td

Difteri dan Tetanus adalah penyakit serius yang dapat dicegah dengan vaksinasi.

  • Vaksin DT (untuk siswa kelas 2) melindungi dari Difteri (infeksi bakteri yang menyerang hidung, tenggorokan, dan terkadang kulit) dan Tetanus (infeksi bakteri yang menyebabkan kejang otot).
  • Vaksin Td (untuk siswa kelas 5) merupakan vaksin lanjutan atau booster yang diberikan untuk mempertahankan tingkat kekebalan terhadap Difteri dan Tetanus.

Pihak Puskesmas Setono berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini, kesehatan dan kualitas belajar siswa di MI Ma’arif Setono dapat terjaga optimal, menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dari ancaman penyakit menular tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku

Berita Terkait